Strategi Jualan Online bagi Pemula

1. Tentukan Ide Usaha

Tips jualan online yang pertama adalah kamu tentukan ide usaha terlebih dahulu.

Nah, dari situ kamu tentukan mau berjualan produk apa, target pasar kamu siapa, kelebihan produk, dan kamu juga bisa menciptakan ide usaha yang belum ada di pasar.

Ketika kamu sudah tahu produk yang akan kamu jual, berikutnya kamu pahami nilai jual produk sebelum kamu menjual produk tersebut.

Kamu dapat melihatnya dari keunikan toko kamu, apakah dari fungsi barang atau dari packing produk yang menarik.

2. Buat Nama Toko yang Menarik

Setelah kamu tahu produk yang ingin dijual, langkah berikutnya kamu buat nama toko yang mudah diingat oleh calon pelanggan dan menarik yang berbeda dari kompetitor.

Kamu juga bisa memberi nama toko online dengan menyesuaikan pada produk yang akan kamu jual.

Contohnya, kamu ingin berjualan alat atau kebutuhan gadget nah kamu bisa memberikan nama toko teman.gadget atau yang lainnya.

3. Gunakan Logo sebagai Identitas Toko

Pastinya kamu harus menampilkan identitas khas dari toko online di marketplace maupun webstore kamu.

Caranya dengan membuat logo, tujuannya supaya toko kamu mudah dikenali oleh pembeli.

Logo ini juga bisa kamu berikan dibagian packing barang bisa berupa stempel atau stiker yang dapat kamu berikan kepada pelanggan kamu.

Sebenarnya cara tersebut bisa menjadi langkah promosi kamu yang patut kamu coba juga.

4. Gunakan Marketplace

Kalo kamu baru memulai berjualan online kamu lbisa mulai dengan menentukan strategi jualan di marketplace.

Banyak masyarakat yang masih membeli barang melalui marketplace karena pilihan barangnya beragam serta harga yang terjangkau.

Serta kamu bisa menjangkau lebih banyak pelanggan tanpa mengeluarkan biaya yang besar.

Untuk mengurus semua toko online di marketplace kamu juga enggak perlu khawatir karena caranya  cukup mudah kamu tinggal mendaftarkannya saja di marketplace pilihanmu.

Nah, untuk mulai bisnis online kamu dapat memulainya dengan jualan di marketplace.

5. Bikin Website Jualan Sendiri

Setelah kamu menjangkau banyak pembeli, berikutnya kamu bisa nih membuat website toko online, dimana kamu bisa secara bebas mengatur toko online.

Sebab, website mempunyai banyak fungsi mulai dari memperkenalkan produk, memasarkan produk, sampai menjadi media komunikasi antara kamu dan pelanggan.

6. Aktif di Sosial Media

Menjalin komunikasi dengan pelanggan memang sangat penting, untuk melakukan komunikasi kepada pembeli kamu bisa menggunakan sosial media.

Apalagi saat ini, orang-orang lebih suka berinteraksi menggunakan media sosial.

Caranya kamu bisa membuat akun sosial media khusus untuk brand kamu dan upload konten yang menarik untuk menambah brand awareness dan engagement.

Maka dapat menjadikan brand bisnis kamu menjadi lebih dikenal masyarakat.

7. Berikan Detail Deskripsi Produk 

Ada satu hal yang tidak boleh dilupakan ketika kamu berjualan online yaitu memberikan deskripsi produk secara detail.

Tujuannya supaya konsumen kamu bisa mengambil keputusan untuk membeli produk tersebut atau tidak.

Selain itu, untuk mencegah terjadinya retur barang dari pembeli maka kamu perlu menambahkan deskripsi produk.

Kamu dapat menambahkan detail seperti warna, ukuran, garansi, ketersediaan stok, dan kondisi barang.

8. Beriklan Melalui Media Sosial

Saat ini banyak channel untuk beriklan mulai dari harga yang paling murah sampai mahal.

Tapi sekarang orang mulai beralih untuk mengiklankan produk mereka melalui media sosial karena dapat menjangkau konsumen yang lebih luas dan harganya relatif murah.

Iklan tersebut juga ditujukkan sesuai dengan karakteristik dari target pelanggan kamu.

9. Ramah Terhadap Pelanggan

Biasanya beberapa pelanggan akan menanyakan produk walaupun sudah diberikan deskripsi produk yang lengkap, mereka akan bertanya mengenai ketersediaan barang dan variasi produk.

Disinilah peran kamu sebagai penjual, dimana kamu harus menjawab pertanyaan tersebut dengan ramah dan cepat.

Kenapa harus menjawabnya dengan cepat ?

Sebenarnya pelanggan yang bertanya memiliki kemungkinan yang besar pula untuk membeli produk kamu dan jika kamu menjawabnya lama maka bisa membuat konsumen berubah pikiran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *